Worst Food In The World! Dare To Try?

Kuliner Teraneh Di Asia – Makanan merupakan kebutuhan utama setiap manusia karena tanpa makanan manusia tidak bisa hidup. Maka dari itu, alam memberikan banyak sekali hasilnya untuk diolah manusia. Mulai dari hasil hutan, kebun hingga peternakan.

Umumnya makanan akan diolah dengan bumbu-bumbu yang sekiranya bisa menjadikan makanan itu terlihat enak dan layak dimakan. Namun di beberapa negara ternyata berbeda. Terdapat beberapa makanan yang dimasak dengan cara dan bumbu-bumbu yang tidak seharusnya.

Hal ini bukannya menambah selera makan, namun malah membuat jijik sebagian orang yang tidak terbiasa dengan makanan ini. Apa aja sih makanan teraneh di dunia? Kami merangkum beberapa informasi dibawah ini, baca sampai habis ya.

1. Virgin Egg/Telur perjaka

Di urutan pertama makanan teraneh terdapat di China. Kuliner ini sebenarnya adalah telur rebus. Yang seharusnya direbus hanya dengan menggunakan air kemudian rempah-rempah. Namun telur perjaka atau yang dalam bahasa Mandarin disebut tong zi direbus dengan cairan berbeda yakni air kencing. Uniknya bukan sembarang air seni, tetapi harus air seni anak lelaki yang umurnya tidak lebih dari 10 tahun. Mereka juga harus dalam kondisi sehat, tidak sedang terjangkit flu dan penyakit lain. Meskipun terlihat menjijikkan, namun ini adalah sebuah tradisi yang harus diikuti.

2. Pag-Pag

Kuliner ini merupakan makanan daur ulang yang terkenal di kalangan masyarakat kelas bawah di Filipina. Makanan sisa ini didapat dari rumah makan atau restoran cepat saji yang sudah membuangnya ke tempat sampah. Awalnya makanan sisa ini dikumpulkan oleh pemulung kemudian dicuci sampai bersih dan menjualnya ke penjual makanan. Lalu penjual akan mengolahnya dengan bumbu dan rempah-rempah lainnya yang membuat makanan itu menjadi kembali enak.

Para pembeli yang menikmati makanan tersebut tidak memperdulikan tingkat kebersihannya, karena percaya semua bakteri sudah mati saat dimasak. Apakah kamu berani mencoba? Satu porsi dari makanan ini dihargai dengan harga 10.000 peso atau 2.500 ribu rupiah

3. Kiviaq

Kiviaq merupakan makanan dari suku Inuit. Inuit adalah penduduk asli Amerika yang tinggal di tempat-tempat yang dingin di Kanada Utara dan Alaska. Kiviaq berbahan dasar burung laut yang difermentasikan didalam perut anjing laut dan didiamkan di dalam batu selama 18 bulan.

Cara makannya cukup sederhana, saat mencapai 18 bulan Kiviaq siap diambil dari batu dan bisa langsung disantap. Hmm, gak kebayang aromanya

4. Cha Ruoi/Omelette Cacing

Makanan aneh satu ini berasal dari hanoi vietnam. Cha Ruoi, atau telur dadar ulat atau cacing pasir, adalah hidangan musiman Vietnam yang dibuat dengan cacing laut atau cacing pasir sepanjang lima sentimeter. Penampakan makanan ini memang tidak sedap dipandang mata, namun menurut beberapa orang mengatakan rasanya sangat lezat, seperti kaviar.

Cha ruoi terlihat seperti hidangan telur matang yang dicampur dengan berbagai bumbu. Namun siapa menyangka jika di dalam telur ini terdapat cacing laut atau pasir.

Di Dalam hidangan satu terdapat beberapa bahan seperti Telur kocok, kulit jeruk, bawang bombay, adas manis dan rempah-rempah, semua dicampur menjadi satu dengan cacing laut atau pasir tersebut. Hasilnya adalah telur dadar yang tampak besar dan gemuk karena penuh dengan cacing. Menu ini biasanya disajikan di bulan-bulan menjelang.

5. Casu marzu

Kuliner ini adalah keju tradisional dari Sardinia yang terbuat dari susu domba. Casu marzu berarti “keju busuk” dalam bahasa Sardinia dan keju ini juga dikenal sebagai keju belatung. Keju ini dilarang dikonsumsi di Uni Eropa, tetapi dapat ditemukan di pasar gelap di Sardinia, Italia.

Berbeda dengan jenis keju lainnya yang hanya ditumbuhi jamur, fermentasi keju ini juga dipenuhi dengan belatung. Pada 2009 lalu, Guinness World Record menyebut keju ini sebagai keju paling berbahaya di dunia.

Gimana? Berani cobain makanan-makanan diatas? Atau udah mual bacanya?
Jangan lupa untuk membaca artikel tentang makanan lainnya di blog ini ya 🙂

Leave a Comment

Your email address will not be published.